
Kupu-kupu adalah hewan yang cantik. Ia terlahir dengan
corak dan warna tubuh yang sangat indah. Ia beterbangan tak kenal lelah,
hinggap di dahan dan bunga-bunga, menghiasi dunia dengan keindahan dan
kecantikannya.
Setiap kali kita melihat kupu-kupu terbang dengan
kecantikan warna-warninya di dekat bunga atau tanaman, pasti kita melihatnya
dengan begitu kagum. Kupu-kupu memang diciptakan dengan keindahannya. Meskipun ada kupu-kupu yang hanya memiliki
sedikit corak warna, namun ia tetap cantik, kepakan sayapnya pun sudah sangat
indah untuk dilihat.
Sadarkah kita teman……bahwa dibalik keindahan
kupu-kupu ada suatu hal yang harus kita pelajari, yang bisa kita jadikan
pelajaran bagi hidup.
Kecantikan kupu-kupu berasal dari sebuah proses
metamorphosis yang panjang. Ia menjalani tahapan hidupnya dengan penuh
kesabaran. Ia berawal dari sebuah telur yang menetas menjadi ulat kemudian ia
menempa diri menjadi kepompong. Sebelum akhirnya ia menjadi kupu-kupu cantik
nan menawan siapa saja yang memandangnya.
Kupu-kupu begitu sabar. Selama menjadi kepompong,
ia rela tidak melakukan apa-apa, tidak meronta-ronta untuk keluar dari
cangkangnya. Kupu-kupu paham betul bahwa fase tersebut adalah fase yang akan
membawa dirinya menuju hidup yang dipenuhi dengan keindahan. Dia paham betul
dengan bersabar dan bersemedi seperti itu dia akan menjadi mahluk yang sukses.
Betul sekali, kupu-kupu yang menjalani tahap hidup dengan benar akan mendapati
dirinya sebagai kupu yang cantik dan normal.
Selain sabar dan fokus, kupu-kupu juga memberikan
contoh tentang komitmen. Betapa komitmennya ia menjalani hidupnya sebagai
kepompong. Padahal siapa yang tidak betah dengan diam saja seperti itu? tidak
pergi mencari makan dan minum, tidak bisa menghinggapi bunga yang indah. Namun
kupu-kupu sadar, semua ada masanya, dan karena ia sadar, ia tetap komitmen
dengan jalan hidup yang dilakoninya. Komitmen menahan diri menikmati sesuatu
yang singkat demi mendapatkan keindahan jangka panjang. Komitmen untuk tidak terbang
dan kabur dari cangkang kepompong. Serta komitmen untuk menjalani tugasnya
dengan ‘bersemedi’.
Dari sinilah kita belajar tentang sabar, komitmen,
dan fokus. Dalam menjalani hidup, kita butuh kesabaran untuk mendapatkan hasil
yang sesuai dengan harapan. Tidak mungkin kita menjadi seorang bos besar tanpa
melalui proses dari bawah. Dalam perjuangan menggapai semua angan, kita juga
harus tetap komitmen dengan apa yang akan dan harus kita lakukan. Dengan
komitmen inilah maka kita akan selalu fokus terhadap tujuan kita.
Ingatlah teman……bahwa kesabaran, komitmen, dan
fokus adalah satu rangkaian perjuangan hidup yang akan berbuah manis.